Cari

Abdul Hamid

Abdul Hamid
veteran dari kroya

Ponaryo

Ponaryo
tukang becak

Anak Jalanan

Anak Jalanan
Pengiba Rupiah

Wanti

Wanti
tukang jamu gendong

Menengok Diri

Rabu, 10 Februari 2010

Review Guru Kehidupan oleh Julie

tumpukan kertas bernama buku yang sedang kugenggam dan kulumat huruf-hurufnya itu diberi judul Guru Kehidupan . sepanjang usiaku belum pernah sekalipun tertarik untuk sekedar melongok ke dalam lembaran buku bertemakan profil manusia sejenis biografi. memanglah aku tau buku ini bukan semacam biografi, namun (gak pake “bang”) sebuah oretan tentang daya hidup orang-orang dalam keterbatasannya. daya hidup.
itulah inti dari semuanya.

ketika mendapati “bocoran” kover bukunya sebelum terbit, terang-terangan aku sudah tak suka dengan warnanya. KUNING (sejak kapan kow suka warna kuning praz?) dan sepanjang hari berdebat kenapa harus kek gitu hurufnya dll dan hanya dijawab dengan jawaban “quantum satis” oleh sang penulis.

lalu ketika menerima offline di kedua belah tanganku, langsung kubuka lembarannya,mencari katakata dan tandatangan penulisnya dan kalimat kalimat pendahulunya.
meski pernah membaca naskah aslinya yang lebih lengkap dari kang MT, namun aku tak keberatan untuk membacanya lagi. kalimat kalimat yang memenuh kertas kecoklatan itu memang seperti menyihir. hidup.begitulah.

Mataharitimoer membawaku menengok ke diri, betapa beruntungnya hidupku dan segala yang kupunya patut disyukuri.

tengoklah ke dalam dirimu, ke dalam jiwamu, karena setiap orang juga mampu menjadi GURU kehidupan bagi dirinya sendiri dan orang lain.

bagi yang berminat dapat gratisannya silakan ikuti event menulis di blog mataharitimoer.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

2009 ·guru kehidupan by TNB